“Sejak kemarin upaya pencarian terus dilakukan hingga tadi malam, namun belum membuahkan hasil. Hari ini pencarian terhadap korban hilang kembali diteruskan,” papar Hendra.

Sementara itu, Indrawati, istri dari korban yang belum diketahui keberadaannya tersebut menuturkan, dia bersama sang suami serta ketiga orang anaknya sudah mengenakan baju pelampung sebelum menyelamatkan diri dengan cara melompat ke laut.
Sambil memeluk ketiga anaknya, Indrawati mengaku, bahwa suaminya tersebut juga tidak bisa berenang.
“Dia tidak bisa renang,” ucapnya, melansir tandaseru.com.
Dedi merupakan salah satu guru honor di SMK Negeri 1 Sanana. Dedi beserta istri dan tiga orang anaknya sendiri bertempat tinggal di komplek perumahan Kodim 1510 Sanana di Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Kepulauan Sula.
Pagi ini, Indrawati terus menangis memikirkan nasib suaminya. Ia meminta tolong Pemerintah Kabupaten Sula dan tim SAR untuk terus mencari suaminya.
“Saya minta tolong (dicari), karena beliau sudah dalam keadaan lemas. Tolong temukan suami saya,” ucapnya.
Sembari menangkupkan kedua tangannya, Indrawati memohon suaminya segera ditemukan.
“Kami sudah mengabdi, jadi saya mohon bantuannya untuk temukan suami saya. Tolong temukan beliau,” pinta Indrawati.










