Sementara itu Dekan FKIP, Prof. Dr. I. H. Wenno, S.Pd, M.Pd mengatakan FKIP di usia 60 tahun berkarya masih banyak kekurangan, kendala dan tantangan yang dihadapi. Meningkatnya daya saing dan kebutuhan tenaga pendidik berkualitas untuk mengatasi kesenjangan kualitas tenaga pendidik di Maluku yang merupakan tantangan tersendiri sampai saat ini belum terlaksana dengan maksimal. Lanjut dikatakan, sebagai Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) terbesar di Provinsi Maluku, FKIP berkomitmen untuk menjawab tantangan tersebut. Perkembangan FKIP sejauh ini sampai menginjak usia 60 tahun sangat signifikan.
“Saat ini ada 16 Program Studi yang tergabung dalam 4 Jurusan, FKIP telah menyelenggarakan Program Pascasarjana S2 Manajemen Pendidikan, Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Inggris dan Pendidikan Bahasa Jerman. Di tahun 2021 ini juga telah di buka Program Doktor Pendidikan Biologi dan akan diikuti oleh Program Doktor Administrasi Pendidikan,” bebernya.
“Sejak tahun 2017, FKIP telah menyelenggarakan Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dengan mahasiswa yang berasal dari Provinsi Maluku dan Maluku Utara, Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua dan Papua Barat dengan lulusan sampai tahun 2021 berjumlah 623 orang. Saat ini FKIP mempunyai 16 Guru Besar, 97 Doktor, 120 Magister. Sejak tahun 2017 sampai 2020, FKIP Unpatti telah menghasilkan 498 hasil penelitian dan karya ilmiah baik dari jurnal nasional berakreditasi maupun jurnal internasional. Pada tahun 2021, terdapat 72 proposal penelitian dan 71 proposal pengabdian kepada masyarakat. Selain itu 16 Program Studi FKIP Unpatti berstatus akreditasi B. Ditahun 2021 ada 8 Program Studi sementara dipersiapkan untuk mendapatkan akreditas unggul.”, jelas Prof. Wenno.









