DPR RI Nilai Perlu Perencanaan Lebih Baik Dalam Migrasi Siaran Analog ke Digital

oleh -0 Dilihat

Kemudian temuan masalah lain di lapangan, terjadinya perbedaan data penerima set top box gratis TV digital. Data yang penyelenggara mux terima dari Kominfo ini berbanding terbalik dengan ketika dilakukan distribusi perangkat tersebut ke masyarakat. Sebagai informasi, penerima bantuan ini adalah mereka yang termasuk keluarga rumah tangga miskin yang sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

“Masalah utama adalah data, misalnya rumah tangga miskin yang disampaikan Kominfo itu data tahun 2013, sehingga memang tidak akurat, apalagi adanya pandemi jumlah rumah tangga miskin bisa bertambah. Kebanyakan saat distribusi berbeda dengan data, penerima sudah pindah atau meninggal, hingga berada di wilayah yang tidak ada siaran TV analog atau mereka yang pakai layanan televisi berbayar,” tutur Direktur Viva Group Neil R. Tobing.

Baca Juga  Bodewin Ucap Terima Kasih ke Prabowo soal Tambahan DAU dan DBH, Warganet Ambon Terbelah

Ditambah dalam proses distribusi set top box gratis sampai ke tangan penerima itu memakan biaya besar bisa mencapai sekitar Rp 20 ribu – Rp 50 ribu per rumah. Sebab, tidak hanya melakukan pengiriman, tetapi juga mesti melakukan instalasi juga sampai muncul tanda QR Code dengan estimasi biaya Rp 45 ribu – Rp 70 ribu tergantung lokasi rumah penerima bantuan.

No More Posts Available.

No more pages to load.