Bukan Sekadar Ijazah, Tapi Keahlian
Ari menilai kebutuhan tenaga kerja di berbagai proyek strategis tidak cukup dijawab hanya dengan pendidikan formal.
Menurutnya, generasi muda Maluku juga harus dibekali keterampilan teknis yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Keahlian tersebut dapat diperoleh melalui kursus, magang, pengalaman kerja, maupun pelatihan khusus.
“Ini dimaksudkan agar putra-putri daerah ini perlu disiapkan agar menjadi pekerja yang memiliki keahlian, penguasaan teknis, atau pelatihan khusus dalam bidang tertentu. Kemampuan ini biasanya didapatkan melalui pengalaman kerja, kursus, magang, atau pelatihan khusus, bukan semata-mata dari pendidikan formal tinggi,” jelasnya.
Ari mengatakan, peningkatan kompetensi harus dilakukan sebelum proyek-proyek berskala besar memasuki tahap yang membutuhkan banyak tenaga kerja.
Sebab, kata dia, perusahaan tetap akan mencari tenaga kerja yang memiliki kemampuan sesuai kebutuhan pekerjaan. Jika tenaga lokal belum memenuhi kualifikasi, maka peluang tersebut secara otomatis akan diisi tenaga kerja dari luar daerah.
“Kita tidak bisa membantah ketika orang luar datang bekerja kalau memang kita belum siap. Kesiapan itu dibangun melalui pendidikan dan pelatihan yang harus diterima dan dikerjakan oleh generasi penerus di Maluku,” ujarnya.











