Dua Lelaki & Tiga Puisi Lain Nuriman Bayan

oleh -293 views

Esok malam, maukah kau datang untukku?

Untuk rindu yang kau bilang, harus kita tuntaskan. Maukah kau?

2022

======

JANGAN BILANG AKU TAK MERINDUKANMU

Jangan bilang malam ini aku tak merindukanmu
sebab mata lampu yang berbaris di sepanjang jalan
di antara trikora, taman kota, jalan siswa, dan mesjid raya
tak juga dapat menerangi gelapnya rindu di dalam dada

cahayanya hanya setitik lampu di lautan jauh, tak lebih terang
dari lampu stongkeng yang kau nyalakan di suatu sore, di atas laut
saat matahari kembali dan kau begitu sibuk mengikat senar dan mata kail.

Jangan bilang malam ini aku tak merindukanmu
sebab selain Tuhan, ibu, ayah, istri, anak, saudara, lautan, kebun, kamu, dan semua yang menyusuiku
aku tak punya rindu yang lain, aku tak punya cinta yang lain.

2022.

======

Baca Juga  Kejati Sulteng Tetapkan Eks Kepala Bapenda Donggala Tersangka Dugaan Korupsi Pajak Pertambangan

DI HARI-HARI HUJAN BEGINI

1)
Di hari-hari hujan begini
aku ingat dada, tangan, dan kakimu
tiga bagian tak pernah tuntas aku hitung
mukanya, lukanya, dukanya, sukanya

aku harap angin tak kencang siang ini
dan kau masih ingat cara memanggil hujan
ku-ku-ku ku-ku-ku
agar ia turun sederas-derasnya
agar pohon-pohon itu
tertidur sebasah-basahnya

aku harap angin tak kencang siang ini
dan daun kelapa di tangan itu telah selesai
kau lepaskan dari mafafanya, dari tangkainya.

2)
Di hari-hari hujan begini
aku ingat daun pisang, sosiru
dan sebuah sungai di dadamu
tempat aku berenang sambil mengejar
kelapa dan patahan kayu berlari ke laut

No More Posts Available.

No more pages to load.