Dulang Kuliner 135 Meter dan UMKM Meriahkan Mandi Safar Negeri Kawa

oleh -102 views
Tradisi Mandi Safar dan Buka Sasi di Negeri Kawa, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tidak hanya menjadi ruang pelestarian adat dan kearifan lokal, tetapi juga berkembang menjadi panggung promosi kuliner serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi kunci agar potensi tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan tanpa menghilangkan nilai-nilai adat yang menjadi ruh utama kegiatan.

Jika dikemas secara konsisten dan dipromosikan dengan baik, Mandi Safar dan Buka Sasi Negeri Kawa berpeluang masuk dalam Calendar of Events Kabupaten Seram Bagian Barat sebagai salah satu agenda budaya dan pariwisata unggulan.

Dulang kuliner sepanjang 135 meter dan keterlibatan UMKM menjadi bukti bahwa tradisi lokal dapat bergerak lebih jauh: dari ruang adat menuju panggung pariwisata, ekonomi kreatif, dan pemberdayaan masyarakat.

Pada akhirnya, kekuatan Mandi Safar dan Buka Sasi bukan hanya terletak pada kemeriahan acaranya, tetapi pada kemampuan masyarakat Kawa menjaga warisan leluhur sekaligus mengubahnya menjadi peluang bagi generasi hari ini dan masa depan.

(Josian Kakisina)

Baca Juga  Genjot Produksi Rudal dan Drone, Iran Tegaskan Siap Kembali Perang

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.