Ekspor Produk Kelautan Nelayan Ambon Lebih Mudah Berkat Kehadiran Sistem 24/7

oleh -75 views

Porostimur.com, Ambon – Kehadiran sistem 24/7 yang dikembambangkan BKIPM Ambon dengan sistem layanan 24 jam dalam seminggu, membuat para nelayan lebih mudah berkomunikasi.

Sistem ini juga membuat ekspor produk kelautan dan perikanan kini sangat mudah dan transparan.

Pengelola UD Putri Desi, Desi menuturkan pengalamannya usai ekspor perdana 1.200 ekor (20 koli) kepiting bakau ke Tiongkok pada Jumat kemarin.

“Tadinya kita berpikir ekspor tidak mudah, tapi setelah ada bantuan dari BKIPM Ambon, kita bisa ekspor perdana,” terang Desi di Ambon, dikutip, Sabtu (12/2/2022).

Mengantongi sertifikat Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB) sejak tahun 2019, Desi menyebut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Ambon terus melakukan pendampingan.

Baca Juga  Pemkot Ambon Gandeng Kemenag Perkuat Literasi Siswa Madrasah Ibtidaiyah

Hingga akhirnya, dia mengantongi sertifikasi Health Certificate dan Nota Persetujuan Ekspor sekaligus menjadi pintu untuk mengirimkan produknya senilai Rp68,7 juta ke negeri Tirai Bambu.

Kini, dia berharap bisa rutin ekspor ke Tiongkok setiap minggunya.

“Menjadi mudah dengan pelayanan 24 jam/7 hari kerja setiap saat melayani,” sambungnya bersyukur.

Di tempat yang sama, Kepala BKIPM Ambon, Muhammad Hatta Arisandi mengapresiasi prestasi UD Putri Desi tersebut. Terlebih ekspor kepiting bakau ke Shanghai, Tiongkok merupakan baru pertama kali lantaran selama ini kepiting bakau yang berasal dari Maluku diekspor ke Singapura dan Malaysia.