Empat Warga Lisabata Tertembak, Siapa di Balik Tembakan?

oleh -17 Dilihat
Bentrokan antara warga Negeri Lisabata dan Negeri Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (11/9/2026), tidak hanya meninggalkan kerusakan material dan ketegangan sosial di antara dua komunitas.

Porostimur.com, Piru — Bentrokan antara warga Negeri Lisabata dan Negeri Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (11/9/2026), tidak hanya meninggalkan kerusakan material dan ketegangan sosial di antara dua komunitas. Di balik peristiwa yang menyebabkan sedikitnya 27 rumah warga dan satu unit sepeda motor terbakar itu, terdapat persoalan lain yang hingga kini masih menyisakan tanda tanya: empat warga Lisabata mengalami luka akibat tembakan, sementara di lokasi bentrokan ditemukan benda yang diduga selongsong peluru.

Satu dari empat korban bahkan harus dirujuk ke RSUP Leimena Ambon untuk menjalani operasi. Fakta tersebut kemudian memunculkan pertanyaan yang lebih serius mengenai sumber tembakan, jenis senjata yang digunakan, serta siapa yang sebenarnya berada di balik penembakan tersebut. Pertanyaan itu menjadi semakin penting karena di tengah masyarakat berkembang berbagai spekulasi yang mengaitkan temuan benda diduga selongsong peluru dengan warga Lisabata, sementara pihak warga Lisabata membantah keras tudingan tersebut.

Baca Juga  GMKI Desak Pemprov Maluku Lindungi Pendidikan Anak dan Mahasiswa Terdampak Konflik Lisabata-Patahuwe

Warga Lisabata, Abubakar Pullu, meminta aparat tidak membiarkan spekulasi berkembang menjadi kesimpulan yang belum didukung bukti. Menurut dia, fakta bahwa empat warga dari pihak Lisabata justru menjadi korban tembakan harus menjadi bagian penting dalam proses pengungkapan perkara, bukan diabaikan dalam narasi konflik yang berkembang di tengah masyarakat.

No More Posts Available.

No more pages to load.