Oleh: Alfian Bahri, Aktivis Pendidikan, Penulis Lintas Media, dan Konten Kreator Pendidikan
EUFORIA pendukung timnas Indonesia pada gelaran Piala Asia U23 sangat luar biasa. Gelora tersebut sudah tercium saat timnas memastikan diri lolos pada putaran final.
Banyak orang dari berbagai elemen masyarakat tidak sabar melihat aksi para punggawa muda berjibaku di lapangan. Terlebih lagi, di kelas senior ada gambaran permainan yang bisa diharapkan.
Sempat kecewa pada babak pembuka melawan tuan rumah Qatar lantaran sikap wasit, suporter Indonesia tetap berada pada garis terdepan meneriakan dukungan di laga selanjutnya.
Atmosfer dukungan luar biasa tersebut dapat dilihat pada pertandingan babak 8 besar melawan Korea Selatan.
Stadion Abdullah bin Khalifa begitu berisik dengan nyanyian dari pendukung timnas. Sedikit banyak itu memengaruhi mental pemain.
Alhasil dalam adu pinalti, sekalipun sempat dibuat jantungan, para pemain timnas berhasil membuktikan bahwa mereka tidak sendirian.
Namun paling menarik sebenarnya juga dapat dilihat pada euforia masyarakat Indonesia. Kendati pertandingan digelar tengah malam, antusiasme dukungan tetap lantang. Seluruh elemen masyarakat seperti sedang berkumpul menonton di balik layar (nobar).









