Ini Peta Politik Pilkada Maluku 2024 Menurut Bito Temmar

oleh -6 Dilihat

“Akankah ada koalisi baru yang mengusung pasangan cagub sehingga salah satu dari kedua partai tadi, Golkar atau PDI Perjuangan urung mencalonkan dan hanya menjadi pendukung, kita baru memastikannya pada tahun-tahun yang akan datang. Yang bisa dikatakan adalah bahwa baik Golkar mau pun PDI Perjuangan berpeluang besar menarik partai lain sebagai mitra koalisi untuk mengusung calonnya. Di luar dua partai ini, belum ada jejak sebelumnya,” ujar Bito Temmar.

“Sekiranya akhirnya hanya dua pasangan calon, peluang menang saya pikir sangat probable. Artinya bisa incumbent, bisa pula penantang atau kompetitor. Mengapa demikian?. Pertama, soal peluang incumbent. Hingga tahun ketiga, belum ada raihan kinerja yang tampak menonjol. Artinya, jika dua tahun tersisa tidak diefektifkan untuk memenuhi janji-janji politik yang pernah disampaikan pada pilkada yang lalu, rasanya ekspektasi dukungan berbanding seimbang dengan calon kompetitor. Di pihak lain, variabel konsolidasi partai ternyata sama rapuhnya dengan partai-partai pada umumnya. Sebagai demikian kontribusinya akan sangat terbatas,” sambungnya.

Baca Juga  Trump Nyatakan Selat Hormuz Wilayah AS, Iran Balas Klaim California

Kalau pun ada klaim bahwa peluang incumbent jauh lebih besar dari kompetitor, tentu ini akan bergantung pada intervening variable yang belum dapat diukur saat ini. Dengan tegas bisa dikatakan bahwa kalau performa pemerintahan incumbent biasa-biasa saja dan konsolidasi partai pengusung buruk seperti saat ini, tetapi masih optimis menang, berarti kemenangan itu bisa saja melibatkan invisible hand yang sulit dieksplanasi.