Iran Bombardir Pangkalan-pangkalan Timur Tengah, Pasukan AS Sembunyi di Hotel

oleh -434 views
Pangkalan Ali al-Salem di Kuwait, salah pangkalan AS di Timur Tengah yang dibombardir Iran. Foto/Screenshot video Al Jazeera

Media Iran juga mengejek Trump melalui berbagai publikasi, termasuk karikatur yang menggambarkannya sebagai Pinokio, sebagai simbol kebohongan terkait klaim negosiasi.

Ancaman Meluas, Selat Hormuz Terdampak

Konflik ini berdampak luas, termasuk terhadap jalur strategis Selat Hormuz yang sebagian ditutup Iran. Penutupan ini memicu lonjakan harga minyak dan gas global serta meningkatkan ketegangan geopolitik di kawasan.

Iran diketahui meluncurkan ratusan drone dan rudal ke berbagai target, termasuk pangkalan militer AS, kedutaan, serta infrastruktur energi di Timur Tengah.

AS Siapkan Tambahan Pasukan

Di tengah eskalasi konflik, Amerika Serikat dilaporkan akan mengerahkan pasukan tambahan, termasuk dari Divisi Lintas Udara ke-82. Unit elit ini dikenal mampu dikerahkan ke mana saja dalam waktu 18 jam.

Selain itu, ribuan personel Korps Marinir juga dijadwalkan tiba di kawasan tersebut dalam waktu dekat, seiring tenggat yang diberikan Trump kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Baca Juga  AEER: Tambang Nikel Tumpang Tindih dengan Hutan Lindung di Halmahera, Mangrove Teluk Buli Ikut Terancam

Langkah ini dinilai membuka peluang operasi militer yang lebih luas, mulai dari pengamanan jalur laut hingga kemungkinan serangan lanjutan ke wilayah strategis Iran.

Konflik yang terus meningkat ini diperkirakan masih akan berdampak panjang, tidak hanya bagi kawasan Timur Tengah, tetapi juga terhadap stabilitas global, khususnya sektor energi dan keamanan internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.