Ketika “Bahtera Nabi Nuh” Akhirnya Berlayar Setelah Ditahan 18 Bulan

oleh -14 views

Porostimur.com | Ipswich: Replika raksasa kapal Nabi Nuh yang ditahan selama 18 bulan di Ipswich, Inggris, akhirnya dibolehkan berlayar menuju Belanda.

Kapal yang difungsikan sebagai museum tersebut tiba di Ipswich pada November 2019 dan tadinya berencana bersandar selama tiga bulan saja.

Namun, pihak berwenang menemukan “sejumlah masalah” yang mendorong mereka menahan kapal sepanjang 70 meter ini dan tak membolehkannya berlayar berdasarkan undang-undang kelautan di Inggris.

Ketika itu Badan Penjaga Pantai dan Kelautan Inggris (MCA) menyatakan, kapal ini boleh meninggalkan Ipswich ketika masalah-masalah yang ditemukan sudah diatasi.

Mengapa ditahan?

Media setempat, Ipswich Star, memberitakan kapal ini ditahan oleh pihak berwenang karena “dokumen yang tak lengkap” dan “minimnya informasi terkait kelayakan untuk berlayar”.

Baca Juga  Virgoun Ditangkap Polisi karena Kasus Narkoba

Dalam email-email pihak berwenang, yang didapat oleh Ipswich Star berdasarkan undang-undang kebebasan informasi, diketahui “tidak tersedia informasi yang lengkap terkait dengan stabilitas dan bobot kapal”.

Replika 'kapal' Nabi Nuh berada di Ipswich selama 18 bulan dari rencana awal tiga bulan.
Replika ‘kapal’ Nabi Nuh berada di Ipswich selama 18 bulan dari rencana awal tiga bulan.

Mereka khawatir kapal berusia 61 tahun tidak layak berlayar.

Muncul juga kekhawatiran terkait “minimnya peralatan keselamatan” di kapal tersebut.

Siapa pemilik kapal dan apa komentarnya?

Pemilik kapal ini adalah Aad Peters, warga Belanda yang berprofesi sebagai produser televisi.

No More Posts Available.

No more pages to load.