Ketika Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Hanya Rutinitas Semata

oleh -612 views

Tradisi adalah jangkar yang membuat suatu bangsa memiliki karakter yang kokoh dan kuat sehingga tidak mudah hanyut dalam pusaran arus gelombang bangsa lain. Setiap bangsa yang tidak memiliki tradisi atau tidak faham terhadap budaya masyarakatnya akan mudah hanyut dalam arus kebudayaan bangsa lain. Jika sudah demikian maka bangsa tersebut akan keropos karena tidak memiliki kekuatan secara kultural dan sumber inspirasi dalam menghadapi gempuran budaya.

Inilah yang menyebabkan bangsa-bangsa lain, terutama bangsa Eropa, Amerika, Jepang, China tetap kokoh dan tegak spirit kebangsaannya sekalipun berada dalam pusaran arus modernisme dan globalisasi. Mereka tetap bangga dan menjaga martabat bangsanya meski telah menjadi bagian dari warga bangsa dunia maya (Nitizen). Ini karena mereka memiliki pamehaman yang baik terhadap sejarahnya sendiri dan tradisi yang mereka miliki.

Baca Juga  Anggaran "Bodyguard" Fantastis dan Bayang-bayang Kontroversi Gubernur Maluku Utara

Karena vitalnya peran dan posisi sejarah dan tradisi suatu bangsa inilah maka strategi utama untuk bisa menguasai bangsa tersebut adalah dengan menghancurkan tradisi dan sejarahnya agar bangsa tersebut kehilangan jejak dan akar-akar sosialnya. Jika sudah demikian bangsa tersebut akan mudah dikuasai atau dihancurkan. Inilah yang sedang terjadi di negeri ini, hingga semangat kebangsaan bangsa ini rapuh dan luluh.

No More Posts Available.

No more pages to load.