Porostimur.com | Jayapura: Ketua Harian Pengurus Besar Persatuan Tinju Nasional Indonesia (PB Pertina), Letjen TNI Jeffry A. Rahawarin, mengatakan, ada yang baru pada sistem penilaian cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) Oktober 2021 di Papua nanti, dimana penilaian akan menggunakan sistem digital atau elektronik untuk membantu para wasit hakim menentukan pemenang laga.
“Saya sudah bicara sama pak Ketua Umum PB Pertina, kita sepakati untuk sistem penilaian di cabang tinju PON nanti selain ada wasit hakim, juga akan dibantu dengan sistem digital elektronik, termasuk memakai peralatan videotron,” ujarnya, suaramaluku.com, Sabtu (28/8/2021).
Rahawarin yang mantan Pangdam Pattimura dan kini menjabat Pangkogabwilhan III ini, mengatakan, penggunaan alat bantu digital itu untuk menghindari berbagai protes atau penilaian kecurangan hasil oleh wasit hakim.
“Penggunaan alat bantu digital elektronik ini, kita harapkan pertandingan tinju di PON berjalan lancar, sportif dan adil. Tidak ada lagi tuduhan kecurangan atau permainan hasil akhir. Ini terutama pada partai yang bertarung ketat sehingga pemenang hanya menang angka tipis,” jelasnya.
Selain itu, ia menambahkan, saat mendampingi Panglima TNI, Kapolri dan Menpora memantau kesiapan pelaksanaan PON 2021, dirinya sempat bincang-bincang dengan Menpora Zainudin Amali tentang pembinaan cabang tinju nasional.




