Allah akhirnya memberikan kesembuhan kepada Nabi Ayub. Saat menepati sumpah, Allah mengajarkan cara agar istrinya tidak terluka. Seratus lidi diikat menjadi satu sapu, kemudian dipukul sekali keras, yang berarti sumpah tercapai sekaligus tanpa menyakiti Rahmah.
Itulah kisah istri nabi ayub menjual rambut untuk bertahan hidup. Semoga kesabaran, pengorbanan, dan keteguhan hatinya bisa menjadi teladan bagi umat Islam dalam menghadapi ujian hidup.
sumber: detikhikmah









