Pengenalan warna uang, kata dia, anak-anak diberi pertanyaan tentang warna-warna pecahan uang dari angka Rp1000 sampai Rp10.000.
“Kalau mengenai cerita anak dibawakan oleh anggota literasi Lulobe, tetapi dari tim Maybank punya dalam bentuk read aloud (membaca nyaring). Jadi ada yang di suruh untuk mengulang membaca cerita dan menjawab apa isi dari cerita anak tadi,”tuturnya.
Di akhir kegiatan ini, para anak-anak diberi bingkisan, dan calengan daur ulang, serta buku antologi puisi, karya anak-anak Literasi Lolube, maupun hadiah lainnya dari Maybank.
Pelaksanaan Hari Literasi Nasional ini, dengan harapan tak hanya mendapatkan hadiah, paling tidak mereka diberi ruang ekspresi yang lebih luas sehingga mampu menciptakan inovasi dan kreativitas sendiri.
Turut hadir dalam kegiatan ini, pembina dan anggota Komunitas Lulobe, Maneger Maybank KC Kota Ternate, Chintya Janet Noija beserta jajarannya. (Mansyur Armain)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









