Pada 2022 ini, ia mengatakan, tas terjual itu mulai dari Ambon 20 buah tas, 2 buah tas di Kota Ternate, pulau 1 di Morotai, dan 1 di Maba. Sementara untuk pulau Tidore, yang dijual belum lama ini adalah 3 buah dompet kepada teman-teman guru maupun warganya sekitar pulau Tidore.
Harga tas yang ditentukannya sesuai tingkat kesulitan dalam membuatnya seperti yang tas kecil maupun tas dengan ukuran besar.
“Kalau tas berukuran kecil seperti noken, dompet, maupun tas gantung hargnya Rp100.000 di luar pulau Tidore per tas. Tapi untuk tas kecil talinya agak sulit karena kita anyam dari awal. Dan di pulau Tidore diberikan Rp50.000,” ungkapnya.
Saat ditanya terkait harga tas, Noval bilang, untuk di Kota Tidore tidak menaikan harganya. Kalaupun di Kota Ternate harganya di atas, dikarenakan Ada ongkos kirim, baik melalui speadbiat maupun lewat kantor pos.
Hal tersebut, bahwa bahan yang didapat sangat sulit untuk melakukan proses pembuatannya. Bukan hanya itu, berkaitan dengan desain tulisan dari tas ini, sesuai dengan pesanan dari pelanggan untuk ingin menulis namaya seperti apa.
Dalam pembuatan tas karung ini, dirinya tidak mempunyai pengalaman mengikuti pelatihan khusus, tetapi hanya dengan inovasi sendiri membuatnya menggunakan mesin jahit.









