Korban Tentara AS Tembus 300 Orang, Tentara Iran Tunggu Marinir AS Merapat

oleh -441 views
Peti jenazah tentara AS yang tewas dalam perang di Iran. (AP/Mark Schiefelbein)

Sebelumnya, AS telah menempatkan kekuatan militer terbesarnya di kawasan dalam lebih dari dua dekade, termasuk dua kapal induk, puluhan kapal perang, serta sekitar 50.000 personel.

Salah satu kapal induk terbaru, USS Gerald R Ford, dilaporkan telah meninggalkan kawasan menuju Eropa untuk perbaikan setelah insiden kebakaran di dalam kapal.

Korban Jiwa dan Dampak Global

Hingga kini, sedikitnya 13 tentara AS dilaporkan tewas dalam konflik tersebut. Enam di antaranya tewas akibat serangan drone Iran di Kuwait, sementara enam lainnya meninggal dalam kecelakaan pesawat pengisian bahan bakar di Irak.

Seorang prajurit, Sersan Benjamin N. Pennington (26), meninggal dunia akibat luka yang dideritanya dalam serangan 1 Maret 2026 di pangkalan Saudi.

Meski sebagian besar dari lebih dari 300 korban luka telah kembali bertugas, sekitar 30 personel masih belum dapat kembali berdinas, dengan 10 di antaranya mengalami luka serius.

Baca Juga  Iran Hancurkan Jet Tempur AS dalam Serangan ke Pangkalan Yordania

Konflik yang telah berlangsung selama satu bulan ini juga memicu gangguan besar pada ekonomi global, terutama akibat terganggunya distribusi energi dunia.

Ancaman Eskalasi dan Opsi Serangan Darat

Ketegangan meningkat seiring kontrol Iran atas Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan minyak global. Gangguan di wilayah ini menyebabkan lonjakan harga energi dunia.

No More Posts Available.

No more pages to load.