Ali menjelaskan, aset milik AGK yang disita di antaranya 10 bidang tanah dan bagunan dengan luas bervariasi. Di salah satu lokasi terdapat hotel yang akan segera beroperasi.
“Maksud penyitaan aset-aset tersebut bertujuan untuk optimalisasi asset recovery. Utamanya dari hasil kejahatan korupsi,” katanya. (red)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










