Kuat Dugaan Konsorsium 303 Ferdy Sambo Terlibat Perdagangan Manusia di Kamboja dan IPW Bongkar Upeti

oleh -208 views

Porostimur.com, Jakarta – Muncul dugaan kuat keterlibatan Konsorsium 303 Ferdy Sambo dalam perdagangan manusia di Kamboja yang diungkap oleh Pusat Studi Migrasi Migrant Care.

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) pun diminta Anggota Komisi IX DPR RI Alifudin untuk menyelidiki.

Di sisi lain, dugaan keterlibatan Konsorsium 303 dalam pembiayaan jet pribadi yang dipakai anak buah Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan ke Jambi dibongkar oleh Indonesia Police Watch (IPW).

IPW juga membongkar upeti bernilai ratusan miliar per bulan untuk para oknum polisi.

Terkait dugaan upeti ratusan miliar tersebut ada di artikel di bawah ini.

Seperti diketahui, Ferdy Sambo merupakan mantan Kadiv Propam Polri yang terlibat dalam pembunuhan ajudannya, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Baca Juga  Resmikan Pustu Wirin, Bupati Malra Minta Pelayanan Konsisten dan Humanis

Ferdy Sambo tak sendiri. Empat tersangka lainnya adalah istrinya, Putri Candrawathi, Bripka Ricky Rizal, Bharada E atau Richard Eliezer dan Kuwat Maruf.

Empat tersangka telah ditahan oleh Bareskrim Polri, sementara istri Ferdy Sambo tidak.

Terbongkarnya Konsorsium 303 berawal dari penanganan kasus pembunuhan Brigadir J.

Dugaan pedagangan manusia

Dugaan kuat Konsorsium 303 Ferdy Sambo terlibat perdagangan manusia di Kamboja dibongkar Pusat Pekerja Migran, sementara IPW membongkar dugaan pemberian upeti bernilai ratusan miliar per bulan ke oknum polisi. (Kompas.com)

Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah menyebut adanya kemungkinan Konsorsium 303 Ferdy Sambo terlibat dengan kasus WNI korban perdagangan manusia di Kamboja.