Kuat Dugaan Konsorsium 303 Ferdy Sambo Terlibat Perdagangan Manusia di Kamboja dan IPW Bongkar Upeti

oleh -218 views

Terkait pemiliknya dikatakan Alvin bisa saja sang pemilik meminta identitasnyatidak diungkap, namun pada umumnya pesawat ini dimiliki perusahaan.

Alvin mendeteksi pesawat ini mulai masuk ke Indonesia sejak September 2021 dan mulai meninggalkan Indonesia pada awal September 2021. 

Alvin memastikan biaya sewa jet pribadi ini cukup mahal. 

Untuk penerbangan dari Jakarta-Bali saja bisa sekitar Rp 1,2 miliar. 

Sementara itu, Koordinator LSM MAKI, Boyamin Saiman membeber data saat ini jet pribadi itu sudah berada di Eropa. 

“Dari Indonesia, Thailand, Dubai, kini di Eropa. Jadi hari-hari ini di Eropa, dijauhkan dari Indonesia,” katanya. 

Sebelum dipakai Brigjen Hendra Kurniawan, Boyamin mendeteksi jet pribadi ini dipakai seorang menteri kabinet di Aceh. 

“Nampaknya pesawat ini rajin di Indonesia akhir-akhir ini,” katanya. 

Baca Juga  Pemkot Ambon Akan Laporkan Akun TikTok Penyebar Fitnah ke Polisi

Boyamin menduga entitas pesawat ini dimiliki perusahaan batubara di Kalimantan. 

Perusahaan inilah yang memasukkan ke Indonesia lalu ditangani operator lokal. 

Terkait dugaan pesawat itu digunakan Brigjen Hendra Kurniawan, Boyamin meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas. 

Hal ini penting karena ada kemungkinan pemakaian jet pribadi ini bukan untuk tugas negara, sehingga bisa dianggap gratifikasi.