Lebih jauh, Latamla mempertanyakan kemungkinan adanya pembiaran terhadap dugaan persoalan lingkungan yang terjadi di sekitar wilayah operasi PT FHT.
Faiz bahkan menyinggung status PT FHT yang disebut berkaitan dengan Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Jangan-jangan karena perusahaan ini masuk dalam kategori Proyek Strategis Nasional (PSN) sehingga sengaja dibiarkan apa pun pelanggaran hukumnya? Ini sesuatu yang tidak baik dan tentu mengkhianati regulasi negara yang ada,” kecamnya.
Latamla berharap PT FHT dapat membuka dokumen AMDAL dan dokumen lingkungan lainnya secara transparan sehingga masyarakat dapat mengetahui status perizinan serta komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan.
Di sisi lain, seluruh dugaan terkait kerusakan lingkungan maupun dugaan pelanggaran perizinan masih memerlukan verifikasi dan pembuktian dari instansi berwenang.
(Tim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com











