Malam Natal Mencekam di Loloda Tengah, Mahasiswa dan Balita Hanyut Lima Jam di Laut

oleh -2 Dilihat

“Peristiwa ini sudah berulang kali terjadi. Warga lebih memilih jalur laut karena kondisi jalan darat belum layak dilalui. Namun begitu, kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami,” ujar Ronal yang akrab disapa Onhal saat dihubungi Porostimur.com.

Menurutnya, kondisi infrastruktur darat yang belum memadai memaksa masyarakat mengambil risiko menempuh perjalanan laut, meski cuaca kerap tidak bersahabat.

Warga Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem Desember

Onhal juga mengingatkan masyarakat Loloda Tengah agar lebih berhati-hati dalam melakukan perjalanan, baik melalui jalur laut maupun darat, terutama di bulan Desember yang dikenal dengan cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau saudara-saudara agar tetap berikhtiar dan waspada. Cuaca bulan Desember tidak menentu, sehingga keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya.

Hingga kini, warga bersama pihak terkait masih terus melakukan upaya pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah serius untuk memperbaiki akses transportasi darat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Asirun Salim)

Baca Juga  Pemkot Ambon Dapat Tambahan Rp54 Miliar dari Pusat, Bodewin Ungkap Prioritas Penggunaannya

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.