Porostimur.com | Langgur: Nen Dit Cak Mas, merupakan satu satunya raja perempuan pertama orang Kei yang hadir sebagai peletak dasar di Bumi Lar Vul Ngabal.
Tepat hari ini perayaan dalam rangka memperingati raja perempuan pertama meletakan dasar dan nilai-nilai luhur yang sering di sebut hukum Lar Vul Ngabal.
Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di lokasi kuburan Nen Dit Cak Mas, tepatnya berlokasi di Ohoi Samawi, Rabu (2/9/2021).
Sosok Nen Dit Cak Mas adalah merupakan agen perubahan, sekaligus mengangkat harkat dan martabat kaum wanita Kei hingga kini.
Beliau peletak dasar jukum Hawear Balwirin, atau yang sering di kenal dengan Sasi, karena Sasi sendiri merupakan bentuk larangan atas penyerobotan lahan orang, namun melalui jalur yang benar.
Selain itu terlepas dari seorang raja, Nen Dit Cak Mas memperjuangkan keseteraan gender, sehingga kaum perempuan Kei dihormati dan dilindungi hingga kini.
Hal ini dilambangkan dengan Hawear Balwirin, atau Sasi itu adalah simbol perempuan Kei yang dihormati, sehingga barang siapa yang ingin melepaskan Sasi harus melalui proses adat.
Berdasarkan pantauan media ini di lokasi Nen Dit Cak Mas, tujuan dari perayaan yang dicanangkan Bupati Maluku Tenggara, M. Thaher Hanubun adalah bertujuan untuk melestarikan kearifan budaya lokal yang hampir terkikis habis oleh zaman.










