Para Saksi Jelaskan Selisih Suara di Negeri Sawai Maluku Tengah

oleh -20 views
Saksi Pemohon Fachri Zain hadir pada sidang Mendengarkan Keterangan Saksi/Ahli PHPU Pileg Maluku Tahun 2024, pada Selasa (28/05) di Ruang Sidang Panel 2, Gedung 2 MK. Foto Humas/Teguh

Porostimur.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2024 (PHPU DPR/DPRD) yang diajukan oleh Partai Persatuan Indonesia (Partai Perindo), pada Selasa (28/5/2024).

Dalam sidang atas Perkara Nomor 35-01-16-31/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 ini, pihak-pihak yang diperdengarkan keterangannya di antaranya dari Pemohon yakni Fachri Zain Rengifuryaan, Risman Rumasoreng, Abdul Mikat Albar, Franky Lerebulan, dan Bahtiar Tehuayo.

Sementara Termohon (KPU) menghadirkan Harold Yumatheo Pattiasina sebagai saksi dan Pihak Terkait (PDI Perjuangan) menghadirkan saksi-saksi yakni Ferlando, Simon D. Holle, dan Ronald Boiratan.

Di hadapan Majelis Sidang Panel 2 yang dipimpin Wakil Ketua MK Saldi Isra bersama dengan Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur dan Hakim Konstitusi Arsul Sani, Fachri Zain Rengifuryaan sebagai saksi mandat Partai Perindo pada tingkat PPK menjelaskan peristiwa yang terjadi saat rekapitulasi tingkat kecamatan pada 3 Maret 2024.

Baca Juga  Peluk Sayang Putrinya di Depan Publik, Sikap David Beckham Tuai Kontroversi

Pihaknya mendapatkan salinan berita acara pemindahan lokasi Desa Sawai Kecamatan Seram Utara ke kantor KPU Maluku Tengah.

Kemudian pada 4–5 Maret 2024 Fachri ditugaskan menjadi saksi saat dilakukan rekapitulasi tersebut. ketika dilakukan rapat yang dipimpin salah satu anggota PPK, mayoritas saksi partai politik mengajukan keberatan karena ada rekomendasi Panwascam Seram Utara untuk melakukan pencocokan C.Hasil dengan C.Salinan yang dimiliki saksi pada TPS 01 Negeri Sawai.

No More Posts Available.

No more pages to load.