Porostimur.com, Ambon – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Workshop Penyelenggaraan Satu Data Provinsi Maluku tentang Pengumpulan dan Pemeriksaan Data Tahun 2024-2025, Selasa (30/9/2025), di Hotel Manise Ambon.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan Program SKALA, BPS Maluku, Pusdatin Kemendagri, serta Bappeda dan diskominfo kabupaten/kota se-Maluku.
Data sebagai fondasi pembangunan
Kepala Dinas Kominfo Maluku, Melkias Lohy, menekankan pentingnya data berkualitas untuk pembangunan.
“Data adalah wajah pembangunan. Jika data buram, arah pembangunan pun bisa salah. Namun jika data jernih, akurat, dan terpadu, pembangunan akan lebih jelas, tepat, dan mensejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Lohy menambahkan, meski Pergub Nomor 80 Tahun 2020 tentang Sistem Satu Data sudah berlaku sejak 2022, pelaksanaannya masih menemui kendala. Forum satu data belum optimal, produsen data terbatas anggaran, dan infrastruktur data terintegrasi masih kurang memadai.
“Permasalahan ini harus segera diatasi agar dasar perencanaan pembangunan tidak lemah dan kebijakan tidak salah sasaran,” tegasnya.
Penyusunan standar data dan penguatan SIPD e-Walidata
Workshop difokuskan pada penyelesaian dokumen standar data dan metadata statistik 2024-2025. Dokumen ini menjadi acuan kualitas data yang bisa digunakan dalam perencanaan pembangunan. Tahun 2023, capaian pemenuhan standar data sudah 100 persen, sedangkan metadata baru 46 persen.









