Porostimur.com, Ambon – Peringatan Hari Pattimura ke-209 di Maluku, Jumat (15/5/2026), diwarnai insiden pengibaran bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di dua lokasi berbeda di Kabupaten Maluku Tengah.
Aksi tersebut terjadi di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua Timur, dan Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku. Dokumentasi pengibaran bendera itu beredar luas di media sosial dan memicu beragam respons dari publik.
Pengibaran di Dua Lokasi
Di Negeri Ouw, bendera RMS terlihat berkibar di depan Baileo Negeri. Rekaman video yang diunggah akun Facebook “Salele Pung Kisah” memperlihatkan bendera bercorak empat warna itu sempat berada di puncak tiang sebelum akhirnya diturunkan oleh aparat keamanan.
Dalam unggahan tersebut, akun itu menuliskan narasi emosional yang mengaitkan pengibaran bendera dengan momentum peringatan Hari Pattimura.
Selain di Ouw, aksi serupa juga dilaporkan terjadi di Negeri Aboru. Berdasarkan keterangan warga, bendera dipasang di atas pohon menggunakan bambu sehingga terlihat jelas dari kawasan sekitar.
“Benar, ada bendera RMS naik di Aboru, di atas pohon dekat tanjung,” ujar seorang warga.
Aktivitas Warga Tetap Normal
Meski sempat menyita perhatian, aktivitas masyarakat di kedua wilayah dilaporkan tetap berjalan normal tanpa gangguan keamanan yang berarti.










