Ia menjelaskan, karakteristik wilayah Maluku sebagai daerah kepulauan dengan konektivitas laut dan udara yang tinggi menjadikannya rentan terhadap peredaran ilegal tumbuhan, satwa liar, maupun biota laut.
Sinergi Jadi Kunci Pengendalian
Selain penguatan fungsi pengawasan, Willy juga menekankan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menghadapi ancaman perdagangan ilegal tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antar lembaga, peningkatan kapasitas SDM, serta optimalisasi peran karantina merupakan langkah penting dalam melakukan tindakan preventif maupun represif.
Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman seluruh anggota Satgas PPTSL terkait peran dan fungsi masing-masing, sekaligus memperkuat koordinasi dalam menjaga kelestarian keanekaragaman hayati di wilayah Maluku.
Dengan sinergi yang kuat, pengawasan terhadap peredaran ilegal tumbuhan dan satwa liar diharapkan semakin efektif, sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.
(Richard Solissa)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









