“Kalau semua berhenti karena pemilu, kan bahaya. Ekonomi akan lumpuh. Makanya wacana perpanjangan masa jabatan itu realistis dan rasional,” tutur Mekeng.
Semangat perpanjangan masa jabatan Jokowi juga penting, karena saat ini sedang terjadi perang Rusia dan Ukraina. Perang itu bisa panjang dan mungkin saja membesar. Mekeng mengingatkan perang berdampak pada perekonomian dunia akibat harga minyak akan naik dan nilai tukar dolar terhadap rupiah juga naik.
Partai Nasdem
Sekretaris Jenderal Nasdem Johnny G Plate membuka peluang melakukan perpanjangan masa jabatan Jokowi. Syaratnya, perpanjangan tersebut harus konstitusional. Menurut Johnny, perpanjangan masa jabatan presiden akan konstitusional jika didahului dengan amendemen UUD 1945.
Jika hal tersebut terjadi, maka perpanjangan masa jabatan presiden akan sama konstitusionalnya dengan masa jabatan presiden dua periode sebagaimana diatur dalam UUD 1945 saat ini.
“Mempertahankan masa jabatan presiden dua periode sesuai dengan UUD telah menjadi keputusan politik dan itu konstitusional; sama konstitusional jika masa jabatan presiden diperpanjang dengan terlebih dahulu melakukan amendemen UUD 45. Dua kebijakan masa jabatan presiden tersebut akan sama konstitusionalitasnya,” ujar Johnny, Kamis (24/2/2022).










