Tim ini juga berfokus pada pengembangan dan perlindungan teknologi yang sedang berkembang dan disruptif seperti kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan bioteknologi untuk memastikan Aliansi mempertahankan keunggulan teknologinya. Divisi ini juga mengelola Program Sains untuk Perdamaian dan Keamanan NATO, yang mendorong dialog dan kerja sama praktis antara NATO dan negara-negara mitra melalui penelitian ilmiah, serta beberapa dana program yang berfokus pada inovasi teknologi.
2. Pernah Berkarier sebagai Tentara Angkatan Laut
Sebelum bertugas di NATO, David van Weel menjabat sebagai Penasihat Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Perdana Menteri Belanda (2016-2020). Penunjukan ini menyusul karier panjangnya di Kementerian Pertahanan Belanda, yang berpuncak pada perannya sebagai Direktur Urusan Internasional dan Operasi/Direktur Kebijakan (2014-2016), setelah menjabat sebagai Kepala Kabinet Menteri Pertahanan dan Sekretaris Tetap (2012-2014).
Ia juga bekerja sebagai pejabat kebijakan senior untuk operasi di Afghanistan dan Libya, serta mengoordinasikan kebijakan NATO, kebijakan nuklir dan perlucutan senjata, operasi khusus, serta penyusunan anggaran pertahanan Belanda.
David memulai kariernya di Angkatan Laut Kerajaan Belanda, dan setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut (1994-1999), ia bertugas di sejumlah fregat, termasuk di Angkatan Laut Kerajaan Inggris sebagai perwira pertukaran.




