SAHARI Gandeng BMKG Sebarkan Informasi Cuaca ke Desa Pulau Kecil Maluku, Nelayan dan Petani Jadi Sasaran

oleh -53 Dilihat
Direktur Eksekutif Yayasan SAHARI Petrus Wairissal, mengatakan perpaduan antara data ilmiah BMKG dan pengetahuan kearifan lokal menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun ketangguhan masyarakat pesisir dan pulau kecil.

Dari Sekolah Lapang hingga WhatsApp, BMKG Perkuat Kesiapsiagaan Warga

Penyebaran SICI ke tingkat desa bukan langkah yang berdiri sendiri.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari proses pendampingan Yayasan SAHARI melalui sejumlah kegiatan sebelumnya, termasuk Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Plus dan Sekolah Lapang Iklim (SLI) Pertanian.

Melalui dua sekolah nonformal tersebut, nelayan dan petani diberikan pengetahuan untuk membaca data serta peta cuaca dan iklim di wilayah masing-masing.

“Jadi dalam kegiatan itu, kita melibatkan pihak Stasiun Meteorologi Ambon, Stasiun Klimatologi Maluku dan terakhir Stasiun Meteorologi Pattimura dan Banda,” jelas Piet.

Kegiatan serupa selanjutnya akan dilakukan di Desa Tonu Jaya, Soleh dan Pulau Kelang di Kabupaten Seram Bagian Barat, serta Desa Liang, Waai dan Tial di Pulau Ambon, Maluku Tengah.

Baca Juga  Dari 20 Ribu Hektare Rumput Laut hingga 79 Kampung Nelayan, Ini Hasil Lobi Pemprov Maluku di Jakarta

Dukungan BMKG menjadi bagian penting dalam memastikan informasi cuaca dan iklim tidak terputus di tingkat lembaga, tetapi dapat diteruskan hingga masyarakat.

Kepala Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Kamari, mengatakan BMKG siap mendukung masyarakat di pulau-pulau kecil untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“Kami saling berkoordinasi dengan badan meteorologi yang ada di Maluku. Kami siap mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.