Sejarah Asal-usul Penamaan Morotai

oleh -1,944 views

Oleh: Muhammmad Diadi, Penulis, Pelaku Budaya Galela

Istilah Morotai menurut sumber-sumber tradisi lisan penduduk di Pulau Morotai, berasal dari kata Moro dan tai. Kata Moro merujuk pada nama penduduk asli di pulau itu dan mereka tergolong ‘makhluk tak kasat mata’ di mana, mereka tidak dapat dilihat wujud fisiknya.

Artinya, keberadaan orang Moro di Morotai tidak dapat dilihat atau ditangkap oleh panca indra manusia biasa. Orang-orang Moro diyakini dan diakui para informan setempat sebagai penduduk asli Pulau Morotai jauh sebelum pendahulu para informan datang dari Galela dan Tobelo menempati pulau tersebut.

Sejumlah informan lebih lanjut menuturkan bahwa, kata tai dimaknai sebagai Moro yang bermukim di seberang laut (Morotai), sedangkan Morotia merupakan tempat bermukimnya orang Moro yang terletak di daratan Utara Halmahera. Para informan tersebut lebih lanjut menegaskan bahwa pada masa lalu, orang Moro menempati dua wilayah hunian mereka, yaitu di Morotai dan Morotia.

Platenkamp (1993 : 2-5) melalui riset mengenai penyebaran orang-orang Moro di Morotai dan Morotia, melaporkan bahwa berdasarkan catatan Portugis di Maluku pada 1556, di wilayah yang saat ini dihuni orang Tobelo dan Galela, sebelumnya pernah ditempati orang-orang Moro, dan mereka pernah membangun pemukiman antara 46 atau 47 kampung yang terletak di pesisir pantai.

No More Posts Available.

No more pages to load.