Selain Memberikan Privasi untuk Pasangan, 6 Hal Ini Harusnya Normal dalam Hubungan

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Mempunyai pasangan mungkin akan menambah semangatmu dalam bekerja atau berkarya. Namun, kebanyakan orang seringkali menjalani hubungan dengan terpaksa hingga pada akhirnya tidak bahagia.

Nah, biar hubunganmu makin awet, bahagia dan tidak menjurus pada hubungan yang toxic, ada baiknya untuk mulai menormalisasi beberapa hal ini dalam jalinan kasihmu nih.

1. Tanyakan Apakah “Dia” Butuh Waktu Untuk Sendiri

Pasangan, toxic
Ilustrasi pasangan/unsplash.com/Küilli Kittus

Dua sejoli yang saling jatuh cinta memang tidak dapat dipisahkan. Sampai-sampai semua yang dilakukan pasangan selama sehari penuh harus dilaporkan. Tapi, kenyataan ini justru membuat pasanganmu tidak memiliki ruang untuk dirinya sendiri.

Bukannya makin lengket doi mungkin jadi merasa terkekang lho. Oleh karena itu, sebaiknya tanyakan pada pasanganmu “Sayang, apa kamu butuh waktu untuk sendiri atau sekedar me time?”. Apa lagi jika doi sedang dalam masalah yang membuatnya jadi marah atau sedih.

Dia mungkin tidak akan langsung menceritakan masalah yang ia alami kepadamu, karena takut akan menjadikanmu sebagai pelampiasan kekesalannya. Jadi, memberikan waktu untuknya bisa jadi jalan terbaik untuk kalian.

Baca Juga  Semakin Jenuh Ketika di Rumah Aja? Hilangkan Kejenuhan dengan 4 Cara Ini

2. Menerima Kekurangan Masing-masing

Pasangan, toxic
Couple/unsplash.com/Jessica Felicio

Nah kalau yang ini kamu mungkin udah pernah bahas ini di awal hubungan dengan pasanganmu ya Beauties. Jika iya, ini bisa jadi awal yang baik untuk hubunganmu. Karena dengan kalian yang bisa menerima satu sama lain, kalian bisa saling menutupi kekurangan doi dan  menjadikan hubungan kalian menjadi lebih sempurna.

Tapi, jika dari awal saja kamu tidak bisa menerima kekurangan yang ada pada doi. Bukan hal yang tidak mungkin, kamu akan menyalahkan doi atas kekurangan yang dia miliki, jika suatu hari nanti kalian mendapat masalah.

3. Mengubah atau Menetapkan Batasan Baru

Pasangan, toxic
Couple/unsplash.com/Romah Kraft

Mengubah atau menetapkan batasan ini biasa dibilang tindak lanjut dari sikapmu yang mau memberi doi waktu atau space untuk sendiri. Artinya kamu yang mungkin awalnya tidak mengenal jarak dengan doi harus mulai memberi ruang padanya. Sehingga, dia juga memiliki sekat untuk privasinya sendiri.

Baca Juga  Disebut Buangan Persib Bandung, Zulham Zamrun dan Beni Oktovianto Malah Moncer di Piala Menpora

4. Meminta Maaf dan Bertanggung Jawab

Pasangan, toxic
Saling jujur/unsplash.com/Travis Grossen

Pertengkaran dalam hubungan pasti akan terjadi. Tinggal bagaimana caramu dan dia saling menyikapi. Apakah kalian bertanggung jawab dengan kesalahan yang diperbuat atau justru saling menyalahkan karena membuat keributan?.

Menjadi lebih rumit memang jika sudah saling menyalahkan. Namun, akan lebih baik jika kamu mengakui kesalahan yang telah diperbuat serta mempertanggung jawabkannya. Sehingga hubunganmu akan lebih harmonis untuk kedepannya.

5. Jujur Tentang Harapanmu sama Doi

RelationshipJujur Tentang Harapanmu Sama Doi/ Foto: Freepik.com/tirachardz

Berharap sama doi memang hal yang wajar, tapi akan lebih baik lagi kalau kamu mengungkapkan harapanmu nih sama doi. Dia mungkin akan mengupayakan harapanmu sebisa mungkin, agar kamu nggak kecewa nantinya.

Baca Juga  Yebba Hadirkan Single Barunya, ‘All I Ever Wanted’ & Rilis Album “Dawn”

Namun, jika dia merasa terbebani dengan harapanmu, sebaiknya komunikasikan kembali dan mencari jalan keluar bersama agar kamu tidak kecewa dan doi tetap bisa berusaha untukmu.

6. Mendiskusikan Segala Masalah dan Keraguan

Pasangan, toxic
Couple/unsplash.com/Scott Broome

Last but not least, kamu jika memiliki keraguan atau merasa curiga sana doi, cobalah untuk langsung mengomunikasikannya secara baik-baik tanpa menyinggung perasaannya. Mencoba untuk mendiskusikan keresahanmu kepada pasangan akan menjadi pondasi yang baik agar hubunganmu semakin erat.

Ladies, memastikan kamu selalu ada untuk pasangan dan konsisten dalam menjalin komunikasi memang baik. Namun, bukan berarti kamu harus tahu setiap gerak-geriknya. Ada kalanya seseorang butuh ruang dan waktu untuk dirinya sendiri. Asalkan kita selalu mengomunikasikan dan mendiskusikan sesuatu yang kita inginkan, bukan tidak mungkin hubunganmu akan lebih sehat dan lebih awet kedepannya. (red/beautynesia)

No More Posts Available.

No more pages to load.