Sherly Tjoanda, Petaka Nikel dan Sihir Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara

oleh -348 views

Menyingkap Tabir di Balik Melejitnya Ekonomi Maluku Utara

Pertumbuhan ekonomi Maluku Utara melesat tajam pada triwulan satu 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka pertumbuhan mencapai 34,58 persen.  Artinya, Maluku Utara merupakan yang tertinggi di semua provinsi se-Indonesia. Tingginya persentase itu juga telah diumbar oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Dalam forum Indonesia Critical Minerals Convex yang berlangsung di Jakarta pada Selasa, 3 Juni 2025, Sherly memamerkan lompatan pertumbuhan ekonomi di wilayah yang ia pimpin. Tak tanggung-tanggung, dia menyampaikan bahwa angka mentereng ekonomi Maluku Utara, bahkan 10 kali lipat dari rata-rata pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Pun dia tegaskan, karena diberkati oleh nikel yang menyokong 75,3 persen dari total pertumbuhan pada kuartal satu. Ia juga menyanjung nikel di Maluku Utara yang merupakan salah satu nikel terbaik di dunia, sekaligus ia klaim dalam proses produksinya berlangsung dengan emisi rendah karbon.

Pernyataan dari orang nomor satu di pemerintahan Maluku Utara itu jelas mengkonfirmasi, kalau ia bukan sekadar berkilah, tapi sungguh menutup mata atas seluruh jejak daya rusak yang sudah disebabkan oleh operasi penambangan nikel maupun industri pengolahannya. Di Teluk Weda, Halmahera Tengah, fakta teranyar dalam laporan Nexus3 Foundation bersama Universitas Tadulako, mengungkap apa yang menimpa ikan—merupakan sumber utama pangan warga—di perairan sekitar Kawasan Industri Pengolahan Nikel PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) justru sudah terpapar dengan logam berat, berupa merkuri dan arsenik.

No More Posts Available.

No more pages to load.