Soal Pemilu 2024 Mundur, Fahri Hamzah Singgung SBY Hingga Kasus Anak Jokowi

oleh -166 views

Porostimur.com, Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, meminta tidak ada pihak-pihak yang menjerumuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) lewat gerakan-gerakan yang merusak demokrasi.

Pernyataan ini disampaikan lewat akun Twitter miliknya, @Fahrihamzah, saat menyinggung isu penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang dikutip porostimur.com dari akun twitter miliknya, Sabtu (5/3/2022).

Fahri kemudian menyinggung soal Jokowi yang akan mengakhiri masa jabatan lebih baik dibandingkan Presiden keenam RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Tentang presiden kita yg terakhir, yang Saya bayangkan adalah bahwa presiden Jokowi akan lebih mulus dari Presiden SBY oleh beberapa alasan: pertama, beliau bukan pemimpin partai politik yg akan tergoda tetap berkuasa di belakang layar seperti mantan presiden sebelumnya,” kata Fahri.

Alasan kedua, kata Fahri, Jokowi tidak bisa mewariskan kekuasaan apapun kepada keluarganya. Ketiga, anak menantu Jokowi telah menjadi pejabat publik melalui proses politik Pilihan rakyat dan bukan sebuah pewarisan sebagaimana tuduhan orang bahwa ia melanggengkan dinasti. 

Baca Juga  Banjir Rendam Kota Weda, RSUD Tergenang dan Warga Mengungsi

Terhadap posisi ini, saya berpendapat bahwa Pak Jokowi tidak mewariskan dinasti tapi menyerahkan mereka untuk berkompetisi. Rakyat bisa memilih bisa juga tidak. Di Amerika Serikat, Bush Jr, Kennedy Jr dan lain-lain tidak disebut mewariskan dinasti dlm arti negatif,” klaim Fahri.

No More Posts Available.

No more pages to load.