Janji Peningkatan Dipertanyakan
Laipeny juga menyoroti belum terealisasinya janji peningkatan jam layanan listrik di sejumlah wilayah di Maluku Barat Daya.
“Setiap janji perbaikan dan peningkatan layanan harus dibuktikan dengan realisasi yang nyata di lapangan. Jangan sampai masyarakat hanya terus menunggu tanpa kepastian,” katanya.
Selain itu, ia menilai sistem distribusi listrik di wilayah kepulauan perlu mendapat perhatian serius. Gangguan di satu titik, menurutnya, kerap berdampak luas hingga memadamkan aliran listrik di wilayah lain.
“Perlu evaluasi komprehensif agar sistem distribusi lebih tangguh, sehingga gangguan di satu lokasi tidak lagi berdampak ke wilayah lain,” tandasnya.
PLN Akan Dipanggil
Sebagai tindak lanjut, Komisi II DPRD Maluku berencana memanggil pihak PT PLN (Persero) untuk meminta penjelasan sekaligus mendorong perbaikan layanan.
“Langkah ini diambil untuk memastikan adanya peningkatan layanan listrik yang lebih merata, berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh wilayah kepulauan Maluku,” tutup Laipeny.
Sorotan ini menjadi pengingat bahwa pemerataan akses energi masih menjadi tantangan serius di daerah kepulauan, yang membutuhkan komitmen kuat dari pemerintah dan penyedia layanan listrik.
(red/merindu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










