Suara PSI Tiba-tiba “Meledak”, Menyala Abangku…

oleh -692 views

Kabupaten Banjar adalah salah satu sampel terjadinya tidak sinkronnya antara jumlah suara di formular C-1 dengan data yang terinput di Sirekap.

Di Kota Tegal, tepatnya di TPS 003 Majasem Barat, Kecamatan Kramat, suara PSI meningkat 18.

Di Cirebon, ada empat TPS di Kecamatan Tengah Tani, suara PSI dilonjakkan antara 30 hingga 50 suara.

Di Kota Lubuk Lingggau, Sumatera Selatan, ada 13 TPS yang tersebar di Desa Mesat Seni, Mesat Jaya, Karya Bakti dan Cereme Taba, suara PSI “dilambungkan” antara 30 hingga 50 suara.

Laporan “mark up” suara PSI juga datang dari Kabupaten Karawang, Bogor dan Indramayu di Jawa Barat; Tangerang di Banten dan Pasuruan di Jawa Timur.

Baca Juga  Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 9 Warga, Upaya Gencatan Senjata Kembali Terancam

Kondisi yang sama juga terjadi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Keanehan terjadi di TPS 020 Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul.

Menurut data Sirekap di laman Pemilu2024.kpu.go.id, PSI memperoleh 31 suara dalam pemilihan anggota DPR di TPS tersebut. Namun, berdasarkan data formulir C Hasil, partai itu ternyata hanya mendapat 5 suara. Artinya, terdapat selisih 26 suara terkait perolehan suara PSI.

Ketidaksinkronan juga terjadi pada data suara tidak sah di TPS 020 Desa Wonosari. Di Sirekap, jumlah suara tidak sah di TPS tersebut hanya 3 suara. Namun, berdasar data di formulir C Hasil, ternyata terdapat 29 suara tidak sah di TPS itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.