Tiga KMP Bantuan Pusat Bermasalah, Anos Yermias Soroti Tata Kelola Transportasi Penyeberangan Maluku

oleh -145 views
Anggota DPRD Provinsi Maluku Anos Yermias, meminta pemerintah tidak hanya berulang kali mengajukan permintaan armada baru kepada Pemerintah Pusat.

“Ini bukan soal kita tidak boleh meminta kapal baru. Maluku tetap membutuhkan tambahan armada. Tetapi kita juga harus memastikan kapal yang sudah ada benar-benar dikelola secara profesional,” tegasnya.

Anos menilai, pembangunan kapal menggunakan APBN merupakan investasi negara dengan nilai yang tidak kecil. Karena itu, ketika kapal diserahkan kepada pemerintah daerah, tanggung jawab daerah justru baru dimulai.

Aset tersebut harus dijaga, dirawat dan dimanfaatkan secara optimal.

BUMD yang diberikan mandat mengelola kapal juga harus memiliki manajemen sehat dan profesional. Pengelolaan keuangan harus transparan, subsidi digunakan sesuai peruntukan, sementara pelayanan kepada masyarakat harus ditempatkan sebagai tujuan utama.

“Jangan sampai polanya pemerintah pusat membangun, kapal diserahkan, beberapa tahun beroperasi, kemudian pengelolaannya bermasalah, kapal berhenti, lalu masyarakat kembali meminta kapal baru. Kalau seperti ini terus, kita tidak pernah menyelesaikan akar persoalannya,” ujarnya.

Baca Juga  Kemiskinan Maluku Utara Naik, 77,85 Ribu Warga Jatuh Miskin pada Maret 2026

Anos Dorong Audit dan Inventarisasi Seluruh KMP

Karena itu, Anos mendorong Pemerintah Provinsi Maluku bersama pemerintah kabupaten/kota, DPRD dan Kementerian Perhubungan melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap seluruh KMP bantuan Pemerintah Pusat yang pernah diserahkan untuk Maluku.

No More Posts Available.

No more pages to load.