Porostimur.com, Washington – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu polemik dengan melontarkan kritik keras terhadap media arus utama terkait pemberitaan operasi militer AS terhadap Iran.
Melalui platform Truth Social, Trump mengklaim operasi militer bertajuk Operation Midnight Hammer berhasil menghancurkan fasilitas nuklir Iran secara total. Ia menyebut dampak serangan tersebut sangat besar dan membutuhkan waktu lama untuk dipulihkan.
“Kami menang besar,” tulis Trump, seperti dilansir Al Jazeera, Selasa (21/4/2026).
Tuduh Media Sebarkan “Fake News”
Trump mengungkapkan kekecewaannya terhadap sejumlah media yang dinilai tidak memberikan apresiasi terhadap keberhasilan operasi tersebut, khususnya kepada pilot militer AS.
Ia secara khusus menyinggung CNN yang disebutnya tidak adil dalam pemberitaan, bahkan menuding media tersebut menyebarkan informasi yang meremehkan capaian militer AS.
Tak hanya itu, Trump juga mengkritik laporan dari The New York Times, The Wall Street Journal, dan The Washington Post yang menurutnya membangun persepsi bahwa Amerika Serikat berada dalam posisi lemah.
Sebut Media Perkuat Narasi Lawan
Menurut Trump, pemberitaan media justru berpotensi menguntungkan pihak lawan dalam konflik, dalam hal ini Iran.
Ia menilai narasi yang dibangun media membingungkan situasi dan menunjukkan kecenderungan “anti-Amerika”.












