Umat Katolik Tahuna Awali Pekan Suci dengan Perarakan Minggu Palma

oleh -101 views
Umat Katolik Paroki Santo Yohanes Rasul Tahuna, Sangihe, Sulawesi Utara, awali Pekan Suci dengan perayaan Minggu Palma, Minggu 29 Maret 2026. (Beritasatu.com/Jaya Takaliuang Bawole)

“Yesus masuk dalam pengalaman sulit kita. Ia tidak meninggalkan kita, tetapi justru ada di dalam luka kita,” jelasnya.

Doa Jadi Kekuatan Umat

Pastor Jacob menambahkan, dalam menghadapi tekanan hidup dan derasnya arus informasi, doa menjadi kekuatan utama agar umat tetap setia pada iman.

Ia mencontohkan teladan Yesus di Taman Getsemani, di mana doa menjadi jalan untuk menjernihkan batin dalam membedakan suara Tuhan dari berbagai pengaruh dunia.

“Doa membuat telinga batin kita jernih untuk mendengarkan suara Tuhan, bukan suara dunia,” katanya.

Ia menegaskan, perarakan dari Pelabuhan Tua menuju gereja bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pengingat bahwa iman merupakan perjalanan panjang yang menuntut kesetiaan.

Baca Juga  Polemik Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Pakar Soroti Perspektif Utilitarianisme

“Mari kita tetap mengangkat daun palma kita dan berseru: Hosana! Terpujilah Dia,” ajaknya.

Mengakhiri homilinya, Pastor Jacob menekankan bahwa Paskah bukan hanya tentang kebangkitan Kristus, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan iman umat agar tetap teguh menghadapi berbagai tantangan zaman. (red/beritasatu)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com