4 Puisi Nuriman Bayan

oleh -141 views

DI HARI-HARI HUJAN BEGINI

1)
Di hari-hari hujan begini
aku ingat dada, tangan, dan kakimu
tiga bagian tak pernah tuntas aku hitung
mukanya, lukanya, dukanya, sukanya

aku harap angin tak kencang siang ini
dan kau masih ingat cara memanggil hujan
ku-ku-ku ku-ku-ku
agar ia turun sederas-derasnya
agar pohon-pohon itu
tertidur sebasah-basahnya

aku harap angin tak kencang siang ini
dan daun kelapa di tangan itu telah selesai
kau lepaskan dari mafafanya, dari tangkainya.

2)
Di hari-hari hujan begini
aku ingat daun pisang, sosiru
dan sebuah sungai di dadamu
tempat aku berenang sambil mengejar
kelapa dan patahan kayu berlari ke laut

aku harap kau masih ingat
cara memegang daun dan sosiru
seperti waktu itu saat hujan turun berderas-deras
di bawahnya tangan kita tak ingin saling melepas
padahal di mata kita banjir begitu deras.

Baca Juga  Mengapa Istri Nabi Luth Ikut Dibinasakan Meski Menjadi Keluarga Nabi?

3)
Di hari-hari hujan begini
aku cuma ingin mengajakmu pulang
kita berjalan tanpa payung
kita bergenggaman di bawah daun
seperti waktu itu kita di kebun
di bawah pohon penuh embun.

2022.

=======

JANGAN BILANG AKU TAK MERINDUKANMU

Jangan bilang malam ini aku tak merindukanmu
sebab mata lampu yang berbaris di sepanjang jalan
di antara trikora, taman kota, jalan siswa, dan mesjid raya
tak juga dapat menerangi gelapnya rindu di dalam dada

cahayanya hanya setitik lampu di lautan jauh, tak lebih terang
dari lampu stongkeng yang kau nyalakan di suatu sore, di atas laut
saat matahari kembali dan kau begitu sibuk mengikat senar dan mata kail.

No More Posts Available.

No more pages to load.