97 Desa di Maluku Belum Dialiri Listrik, DPRD Desak PLN Prioritaskan dalam Program Maluku Terang 2027

oleh -0 Dilihat
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku Ary Sahertian, meminta 97 desa tersebut tidak kembali terlewat dalam perencanaan program kelistrikan 2027.

Porostimur.com, Ambon – Di tengah target mewujudkan Maluku Terang 2027, masih ada 97 desa di Maluku yang hingga kini belum menikmati layanan listrik. Kondisi tersebut dinilai menjadi pekerjaan rumah serius yang harus segera dituntaskan pemerintah bersama PT PLN (Persero).

Anggota Komisi II DPRD Provinsi Maluku Ary Sahertian, meminta 97 desa tersebut tidak kembali terlewat dalam perencanaan program kelistrikan 2027.

Menurutnya, pemerataan listrik di Maluku tidak boleh hanya berhenti pada pembangunan jaringan dan infrastruktur, tetapi harus diukur dari seberapa banyak desa yang benar-benar sudah menikmati listrik.

“Kalau kita mau bicara Maluku Terang 2027, maka 97 desa yang belum menikmati listrik ini harus menjadi perhatian utama. Kita harus memastikan ada langkah konkret untuk menyelesaikannya,” kata Sahertian saat dihubungi dari Ambon, Jumat (21/8/2026).

Pernyataan itu disampaikan menyusul hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Provinsi Maluku bersama PT PLN (Persero) Pusat yang berlangsung Kamis (20/8/2026).

Baca Juga  Merdeka Membawa Sengsara?

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rapat tersebut, 97 desa yang belum menikmati listrik tersebar di delapan kabupaten dan kota.

Kabupaten Kepulauan Aru menjadi wilayah dengan jumlah desa belum berlistrik paling banyak, yakni 66 desa. Selanjutnya Kabupaten Maluku Barat Daya 9 desa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar 8 desa, Kabupaten Maluku Tenggara 4 desa, Kota Tual 3 desa, Kabupaten Seram Bagian Timur 3 desa, Kabupaten Maluku Tengah 3 desa dan Kabupaten Buru 1 desa.

No More Posts Available.

No more pages to load.