Kasus Covid-19 Naik Lagi, Perdana Menteri Belanda Minta Maaf ke Masyarakat

oleh -36 views

Porostimur.com | Amsterdam: Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte meminta maaf kepada masyarakat karena kasus Covid-19 kembali mengalami kenaikan.

PM Rutte pada Senin (12/7/2021) mengakui bahwa pembatasan virus corona terlalu cepat dicabut oleh pemerintah.

Sehingga tahun ini Belanda mengalami lonjakan kasus infeksi Covid-19 di level tertinggi.

Dilansir dari Reuters, pada Jumat lalu Rutte kembali menetapkan pembatasan di sejumlah tempat umum seperti bar, restoran, dan klub malam.

Ini dilakukan untuk menanggulangi lonjakan Covid-19 dari kalangan orang dewasa dengan usia yang masih muda.

Kebijakan ini kembali diberlakukan setelah dua minggu sebelumnya pemerintah mencabut sebagian besar pembatasan.

Sebab saat itu kasus Covid-19 mulai mengalami penurunan di Belanda.

“Apa yang kami pikir mungkin, ternyata tidak mungkin dalam praktiknya,” kata Rutte kepada awak pers, Senin (12/7/2021).

Baca Juga  Belanda Bantai Swedia 5-1, Ambon Bergelora: Ribuan Suporter Tumpah Ruah di Jalanan

“Kami memiliki penilaian yang buruk, yang kami sesali dan kami minta maaf,” tambahnya.

Permintaan maaf Rutte menandai perubahan sikapnya setelah sebelumnya pada Jumat dia membela pencabutan pembatasan Covid-19.

Rutte juga menolak pemerintahannya dianggap salah urus.

Sikap perdana menteri sempat menuai kritik dari Otoritas Kesehatan karena dianggap membiarkan orang-orang muda keluar lagi.