Banjir Rendam 606 Rumah di Kabupaten Maluku Tengah

oleh -21 views
Personel Polri menerobos banjir yang menggenangi pemukiman warga Dusun Huameteno, Negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (29/7). Sebanyak 132 rumah warga di kawasan transmigrasi lokal kilometer 7, 8, 10 dan 12, Kecamatan Amahai, Maluku Tengah terendam banjir. (Foto: BPBD Maluku Tengah)

Porostimur.com, Jakarta – Banjir melanda wilayah Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Sebanyak 606 rumah dilaporkan terendam banjir.

“Banjir terjadi pukul 17.00 WIB setelah dipicu hujan dengan intensitas lebat serta kurang memadainya sistem drainase,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, Sabtu (6/4/2024).

Akibatnya, ruas jalan raya dan permukiman warga kebanjiran pada Selasa (2/4). Tinggi banjir bervariasi di beberapa wilayah.

“Berdasarkan laporan dari Pusat Pengendalian Operasi BNPB, banjir setinggi 15 cm hingga 100 cm merendam wilayah Desa Leawai, Waeasi, Marasahua, Sariputih, Kobimukti di Kecamatan Seram Utara Timur Kobi,” katanya.

Dilaporkan sebanyak 606 keluarga terdampak banjir, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.

Baca Juga  Review Film Atlas: Aksi Jennifer Lopez di Tengah Perang Melawan AI, Layak Ditonton?

BPBD Kabupaten Maluku Tengah terus mendata dan membantu warga bergotong-royong membersihkan material sedimen banjir dan saluran drainase. Kondisi terkini banjir berangsur surut.

Hujan Diperkirakan Masih Terjadi saat Malam

Sebanyak 606 rumah di sejumlah wilayah dilaporkan terendam banjir. (dok BNPB)

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk wilayah Kabupaten Maluku, Sabtu (6/4), kondisi cuaca pada siang hari berawan. Sore dan malam terjadi hujan disertai petir. Sedangkan pada Minggu (7/4), kondisi cuaca pagi hingga siang berawan, tapi terjadi hujan disertai petir saat sore hingga malam.

No More Posts Available.

No more pages to load.