Fraksi Partai Golkar, menurut Yeremias, siap bersinergi dengan Pemprov Maluku dalam mengatur pemerataan industrialisasi. Sebab sejauh ini, industrialisasi di Maluku masih lambat dalam pengembangannya.
“Dan hanya terpusat di wilayah-wilayah tertentu, dan bertumpu pada sektor perdagangan dan jasa,” tandas Yeremias.
(red/teropong)









