“Provinsi Maluku akan mendapatkan enam rumah sakit. Saat ini satu rumah sakit representatif sedang dibangun di Namlea, Kabupaten Buru Selatan. Tahun depan, lima rumah sakit tipe yang sama akan dibangun di Maluku Barat Daya, Kepulauan Tanimbar, Kota Tual, dan Kabupaten Kepulauan Aru,” jelasnya.
Menurutnya, rumah sakit tersebut akan dilengkapi fasilitas modern, termasuk teknologi sensor untuk mendeteksi kanker payudara. Namun ia mengingatkan, tantangan terbesar adalah ketersediaan tenaga medis.
“Pertanyaannya, apakah tenaga kesehatan kita cukup untuk mengoperasikan fasilitas modern itu? Kita tidak bisa bilang cukup kalau yang banyak hanya dokter umum, sementara spesialis masih sangat terbatas,” ujarnya.
Dukungan Pemerintah Pusat
Lewerissa menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendukung percepatan pembangunan kesehatan nasional.
Namun, ia juga menuntut perhatian serius dari pemerintah pusat agar distribusi tenaga dokter ahli lebih merata.
“Pemerintah provinsi sepenuhnya mendukung program kesehatan dari Presiden Prabowo, tapi saya juga meminta agar pusat memperhatikan distribusi tenaga dokter spesialis. Ini demi asas keadilan bagi masyarakat Maluku,” pungkasnya. Maichel Koipuy)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










