Aktivitas Gunung Ibu di Halmahera Barat terus meningkat. Dalam sepekan terakhir, gunung api ini tercatat 32 kali erupsi, menandakan dinamika vulkanik yang masih tinggi. PVMBG mengingatkan warga untuk tetap waspada dan mematuhi zona larangan.
Kolom Abu Mengarah ke Timur Laut
Gunung Ibu kembali erupsi pada Minggu (16/11/2025) pukul 17.02 WIT. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia menyebutkan kolom abu setinggi 400 meter di atas puncak (1.725 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu itu tampak berwarna kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah timur laut. Aktivitas erupsi tersebut terekam seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 64 detik.
Kegempaan Menguat Sepanjang 16 November
PVMBG juga melaporkan bahwa selama pengamatan tanggal 16 November 2025 pukul 00.00–23.59 WIT, aktivitas kegempaan Gunung Ibu berada pada level yang tinggi. Data yang tercatat meliputi:
- 97 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 14–28 mm dan durasi 34–97 detik
- 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 mm dan durasi 30 detik
- 2 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4–10 mm dan durasi 36–38 detik
Dengan akumulasi tersebut, Gunung Ibu telah meletus sebanyak 32 kali dalam sepekan.
Status aktivitas gunung api masih berada di Level II (Waspada).
Peringatan PVMBG untuk Warga
Mengantisipasi potensi erupsi susulan, PVMBG meminta masyarakat, pendaki, serta wisatawan untuk tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif, serta menghindari zona perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.









