“Sepanjang pemerintah berjalan sesuai arah dan tujuan pembangunan, maka perlu didukung oleh organisasi,” tegasnya.
Kedua, ia mengingatkan pentingnya menghindari sikap egois dalam kepemimpinan, karena hal tersebut dapat memicu konflik dan perpecahan di dalam organisasi.
Ketiga, terkait kondisi fiskal daerah yang terbatas, Wattimena mengajak kader IMM untuk bijak dalam menyampaikan kritik kepada pemerintah dengan tetap berlandaskan data dan fakta.
“Pemerintah tidak anti kritik, tetapi terbuka terhadap setiap masukan yang konstruktif. Namun kritik harus disertai data yang benar,” tandasnya.
Harapan Lahirkan Pemimpin Visioner
Di akhir sambutannya, Wattimena berharap Muscab ke-15 PC-IMM Kota Ambon dapat menghasilkan keputusan terbaik serta melahirkan pemimpin yang amanah, visioner, dan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju.
Momentum ini diharapkan tidak hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga mempererat sinergi antara mahasiswa dan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
(red/mcambon)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









