Hamas Tuduh Israel Langgar Gencatan Senjata, Perluas Kendali Wilayah di Gaza

oleh -223 views
Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan pergerakan militer Israel melampaui “garis kuning” ke arah barat merupakan indikasi nyata upaya menghambat konsolidasi gencatan senjata.

Ia juga menambahkan bahwa langkah tersebut berkaitan dengan kepentingan politik dan elektoral Israel, di tengah proses diplomasi yang berlangsung.

Pembicaraan di Kairo dan Sikap Palestina

Pernyataan Hamas disampaikan di tengah berlangsungnya pembicaraan antara faksi-faksi Palestina dan mediator di Kairo untuk menyelesaikan sejumlah isu yang masih tertunda dalam perjanjian gencatan senjata.

Qassem menyebut pihak Palestina menunjukkan sikap positif dalam perundingan tersebut.

“Pihak-pihak yang berpartisipasi dalam diskusi mencapai pemahaman awal tentang isu-isu pelik dalam perjanjian tersebut,” ujarnya, tanpa merinci kesepakatan yang dimaksud.

Namun demikian, ia menilai langkah Israel di lapangan justru berbanding terbalik dengan semangat negosiasi yang sedang dibangun.

Situasi Kemanusiaan Kian Memburuk

Hamas juga menyoroti berbagai pelanggaran lain yang dilakukan Israel, termasuk pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan seperti makanan, obat-obatan, perlengkapan medis, serta bahan tempat tinggal ke Gaza.

Baca Juga  Desa Todowongi Jadi Kampung Pancasila, Kades Mancelina: Wujudkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Selain itu, penyeberangan yang seharusnya dibuka sesuai perjanjian juga belum direalisasikan.

Data Kementerian Kesehatan Gaza mencatat, sejak gencatan senjata diberlakukan, ratusan warga Palestina menjadi korban akibat insiden di wilayah perbatasan.

Sementara itu, situasi kemanusiaan di Gaza terus memburuk. Ratusan ribu warga terpaksa tinggal di tenda dan tempat penampungan sementara setelah rumah mereka hancur akibat konflik berkepanjangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.