Hanubun: Pentahbisan Uskup Ngutra Bukan Kebetulan, Melainkan Rencana Tuhan

oleh -59 views
Link Banner

Porostimur.com, Langgur – Bersyukur pada yang kuasa Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas perkenaanyalah penthabisan seorang Putra Evav menjadi uskup di ke Uskupan Amboina di Maluku dan Maluku Utara.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun dalam sambutanya pada Penthabisan Mgr. Monsinyur Inno Ngutra sebagai Uskup Amboina, yang berlangsung di stadion Maren, Minggu (15/5/2022).

Hanubun mengatakan, perayaan Penthabisan ini sepantaslah kita syukuri karena lahir seorang Uskup Amboina asal Evev.

Hanubun mengutip kata-kata Santa Theresa dari Kalkuta “Iman dalam tindakan adalah cinta, dan cinta dalam tindakan adalah pelayanan”.

Untuk itu, kehadiran pada moment ini bukan karena Iman, melainkan cinta, dimana cinta masyarakat Evav terhadap uskup terpilih Monsinyur Inno Ngutra seperti slogan yang selalu diagungkan uskup “Satu cinta 1000 senyum dan di Senyummu ku temukan cintanya (Cinta Tuhan).

Baca Juga  Wisata Kepulauan Kei Maluku Tenggara, Ada Hukum Adat dan Pantai Indah

“Dengan dasar inilah, setelah Penthabisan di Gereja Katedral Ambon pada 23 April lalu, maka tempat yang dikunjungi pertama adalah Nuhu Evev, dan atas nama pemerintah dan masyarakat merasa terhormat atas kunjungan ini,” ucap Hanubun.

Setelah rangkain kunjungan berakhir pada acara puncak malam ini, merupakan peristiwa iman yang luas biasa, karena pertama kalinya Paus Fransiskus di Vatikan mempercayakan tugas ke gembalaan seorang uskup di Keuskupan kepada seorang putra asli Maluku lebih khusus Putra Evav.

Hanubun menggambarkan, di mana darah yang mengalir itu selalu menyuburkan iman umat, seperti yang dirasakan di tanah Evav ini.

Sejarah mencatat di tanah Evav Uskup Yohanes Aerts dan para Pastor yang ditembak mati oleh tentara Jepang di pantai Langgur, telah menyuburkan panggilan sehingga dari tanah ini telah lahir panyak suster, pastor, frater, bruder, termasuk tiga uskup yakni Uskup Yosep Tethool dari Ngilngof, Uskup Jhon Saklil dari Ohoi El dan Uskup Inno dari Waur.

Baca Juga  Hanubun, APBD Malra Pada Tahun 2021 Tidak Stabil, Dan Penurunan Signifikan

Hanubun menegaskan, itu yang disaksikan saat ini bukan hanya berkat bagi masyarakat kampung itu sendiri atau seluruh umat Katolik, bahkan Maluku saja akan tetapi seluruh Masyarakat Evav secara khusus.

“Untuk itu atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Malra akan selalu mengharapkan doa doa terbaik agar kedamaian dan kesejahteraan Masyarakat Kei selalu terjaga dan terpelihara untuk selamanya”, harapnya. (Saad)

No More Posts Available.

No more pages to load.